Dua Hati

Kesetiaan seorang wanita
Lembut membelai namun tak berkata
Dihadang ngarai diujung tombak
Dianya lelah namun tak berucap
Nyawa satu disulap berjuta
Demi cinta apapun dilakukannya
Kepada siapa ia bertahta
Jika bukan pada engkau yang dicintainya
Satu hati berjuta jiwa
Paut indah ukiran asmara
Dikala senyum mampu kau cipta
Loyang disapa emas penantinya
Mulut manis hati berbisa
Itupun jika harus terpaksa
Ya itulah dia
Wanita yang hadir sepanjang masa

 

 

 

 

Penulis: Mayeni Putri, Merupakan Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang

Mungkin Anda Menyukai